Itulah salah satu potret sekuler
di negeri ini. Meski mayoritas muslim, akan tetapi kehidupan diatur
berlandaskan sekulerisme, yakni agama yang dipisahkan dari kehidupan. Ajaran
Islam hanya menjadi urusan ibadah yang sifatnya individual, tidak berpengaruh
pada kehidupan masyarakat dan negara. Sekulerisme menghasilkan orang-orang yang
bermental hipokrit; lain di temapt ibadah,lain di ruang publik.
Semestinya bagi orang mukmin,
shaum Ramadhan menjadi sarana perbaikan diri. Menjadikannya momentum yang tepat
untuk berbenah diri untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah kita pada
Allah SWT, supaya tujuan shaum itu sendiri menjadikan kita semua menjadi orang
yang bertakwa.
Amiin
sumber: Buletin Dakwah Al Islam dengan sedikit perubahan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar